Polisi Selidiki Dugaan Ibu Alami Baby Blues hingga Berujung Tindak Kekerasan di Lampung Timur

Sabtu, 11 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IdentikPos.com, Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melalui Polres Lampung Timur saat ini tengah menangani kasus dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang ibu terhadap anak kandungnya.

Peristiwa ini terjadi di Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa tim kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Pelaku yang berinisial UM diduga menghilangkan nyawa anaknya yang masih berusia enam bulan. Setelah itu, pelaku mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum racun serangga,” ujar Kombes Umi.

Dari hasil olah TKP, ditemukan luka bacok pada korban dan luka sayat pada tangan kiri pelaku. Selain itu, tim kepolisian juga menemukan racun serangga di lokasi kejadian.

Salah satu saksi yang merupakan anak pelaku menyebutkan bahwa ibunya sempat meminum racun serangga setelah kejadian tersebut.

“Kami menduga pelaku mengalami depresi yang dikenal sebagai baby blues syndrome,” tambah Kombes Umi.

Dugaan ini karena dari keterangan warga, pelaku mengurus tiga anak seorang diri sementara suami bekerja di luar kota.

Saat ini, pelaku masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, dan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan setelah kondisi pelaku memungkinkan

“Kami terus mendalami kasus ini dan menunggu kondisi pelaku pulih untuk mendapatkan keterangan lebih lengkap,” jelasnya.

Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi psikologis ibu pasca melahirkan.

“Kami mengajak semua pihak, baik keluarga maupun lingkungan sekitar, agar lebih peka terhadap kondisi ibu yang baru melahirkan, sehingga potensi depresi dapat segera ditangani,” tutup Kombes Umi.

Baca Juga :  Bobol Rumah Kosong di Pekalongan, Warga Batanghari Lampung Timur Diringkus Polisi

Pewarta: Deni Andestia

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Catatan Penegakan Hukum Era Helfi Assegaf: Polda Lampung Ungkap Kasus BBM, Tambang, dan Perdagangan Ilegal
Perketat Pengawasan Narkoba, Wakapolres Tanggamus Minta SPKT Siaga dan Penyidik Transparan
Viral Dugaan Pungli Oknum Polisi di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Buka Suara
Distribusi MBG ke Posyandu Wijaya Kusuma di Poncowati Terhenti, SPPG Sebut Ada Kendala Pengolahan
Sidak Lima SPBU, Polres dan DPRD Lampung Utara Telusuri Penyebab Kelangkaan Solar dan Pertalite
Kapolda Lampung Berganti, Brigjen Yustan Alpiani Gantikan Irjen Helfi Assegaf
Brigjen Pol Yustan Alpiani Ditunjuk Jadi Kapolda Lampung, Publik Menanti Arah Kebijakan Baru
Peringati HUT ke-48 FKPPI, Korem 043/Gatam Perkuat Sinergi dan Semangat Bela Negara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Catatan Penegakan Hukum Era Helfi Assegaf: Polda Lampung Ungkap Kasus BBM, Tambang, dan Perdagangan Ilegal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Perketat Pengawasan Narkoba, Wakapolres Tanggamus Minta SPKT Siaga dan Penyidik Transparan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Viral Dugaan Pungli Oknum Polisi di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Buka Suara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Distribusi MBG ke Posyandu Wijaya Kusuma di Poncowati Terhenti, SPPG Sebut Ada Kendala Pengolahan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Sidak Lima SPBU, Polres dan DPRD Lampung Utara Telusuri Penyebab Kelangkaan Solar dan Pertalite

Berita Terbaru