Pria 34 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Alpukat di Tanggamus, Polisi Dalami Latar Belakangnya

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IdentikPos.com, Tanggamus – Warga Dusun Sumber Tengah, Pekon Tekad, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 34 tahun dalam kondisi meninggal dunia tergantung di pohon alpukat, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban diketahui bernama Sarifudin (34), warga Dusun Sumber Tengah, Pekon Tekad. Korban pertama kali ditemukan oleh Sutrisno, seorang warga yang saat itu hendak mengambil nira aren di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH Hudi Arif, S.T.P., S.I.K., M.A., mengatakan personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan tempat kejadian perkara.

“Korban ditemukan oleh saksi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Setelah mendapat informasi, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara,” kata Iptu Suamin.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan seutas tali berwarna merah sepanjang sekitar 180 sentimeter. Tali tersebut melilit bagian leher korban, sedangkan ujung lainnya terikat pada pohon alpukat yang berada di belakang rumah korban.

Untuk memastikan kondisi korban, polisi berkoordinasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Pulau Panggung. Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Selvi Atistina.

“Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ditemukan bekas jeratan pada bagian leher dan kondisi lidah tergigit,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, korban sehari-hari bekerja sebagai pengantar paket Shopee. Korban sebelumnya berasal dari Pekon Dadapan, Kecamatan Sumberejo, kemudian menikah dengan warga Pekon Tekad dan tinggal bersama istri serta dua orang anaknya.

Polisi juga masih mendalami latar belakang kehidupan korban, termasuk informasi mengenai persoalan rumah tangga dan ekonomi yang disebut sempat menjadi pemicu pertengkaran.

Baca Juga :  Polres Tanggamus Gelar Pengamanan Pengosongan Kotak Suara Pilkada 2024 KPU Tanggamus

“Dari keterangan yang kami peroleh, korban memang memiliki persoalan dalam rumah tangga, terutama terkait masalah ekonomi. Namun, untuk keseluruhan penyebabnya masih kami dalami berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga,” ungkap Iptu Suamin.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans pekon oleh Kepala Pekon Dadapan untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Pemindahan tersebut dilakukan atas permintaan keluarga korban.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan terkait penolakan tersebut. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Kapolsek Pulau Panggung mengimbau masyarakat yang menghadapi persoalan keluarga, tekanan ekonomi maupun masalah pribadi agar tidak menghadapinya seorang diri.

“Masyarakat diminta saling memperhatikan kondisi anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Jika menemukan seseorang yang membutuhkan pertolongan atau menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, segera berikan bantuan dan hubungi pihak berwenang atau layanan kesehatan terdekat,” imbaunya.

Pewarta: Suroso

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pujakesuma Lambar Hadir untuk TPA Sunan Bonang, Salurkan 50 Al-Qur’an dan Bantuan Sosial
Jelang Pilperatin 2026, Polres Pesisir Barat Perkuat Pengamanan dan Komitmen Deklarasi Damai
Gara-gara Persoalan Angsuran, Pria di Way Tenong Lampung Barat Diduga Bacok Warga hingga Tewas
Polemik Ijazah Gibran: Menguji Kepastian Hukum dan Legitimasi Kekuasaan
Hari Pertama Menjabat, Danyon B Pelopor Kompol Roby Langsung Turun Pimpin Patroli Skala Besar
Polda Lampung Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 89 Kg Sabu Disita
KPK Apresiasi Pendidikan Antikorupsi Lampung, Thomas Amirico Dorong Layanan Guru dan Tendik Makin Maksimal
Rp159,8 Juta Sisa Temuan BPK Dinkes Pringsewu Dipertanyakan, GPN-WASPADA Minta Klarifikasi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Pria 34 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Alpukat di Tanggamus, Polisi Dalami Latar Belakangnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pujakesuma Lambar Hadir untuk TPA Sunan Bonang, Salurkan 50 Al-Qur’an dan Bantuan Sosial

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Jelang Pilperatin 2026, Polres Pesisir Barat Perkuat Pengamanan dan Komitmen Deklarasi Damai

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Gara-gara Persoalan Angsuran, Pria di Way Tenong Lampung Barat Diduga Bacok Warga hingga Tewas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Polemik Ijazah Gibran: Menguji Kepastian Hukum dan Legitimasi Kekuasaan

Berita Terbaru