IdentikPos.com, Lampung Barat – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-65 Gerakan Pramuka di Kabupaten Lampung Barat didorong tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat menekankan pentingnya menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat karakter, nasionalisme, kedisiplinan dan semangat kebersamaan generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat, Tati Sulastri, S.Sos., MM., mengatakan bahwa peringatan HUT RI dan HUT Pramuka harus mampu memberikan nilai edukatif bagi peserta didik.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan peringatan, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal positif, salah satunya melalui pendidikan yang mampu membentuk anak-anak menjadi pribadi yang cerdas sekaligus berkarakter,” ujar Tati.
Ia menegaskan, pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, budaya belajar, kedisiplinan, kreativitas, gotong royong dan prestasi harus terus ditanamkan kepada peserta didik.
Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Tati juga menilai Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Berbagai aktivitas kepramukaan, menurutnya, tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga dapat melatih kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama dan kepedulian sosial.
Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian yang kuat.
Karena itu, ia mengajak seluruh unsur pendidikan untuk menjadikan momentum HUT Pramuka dan HUT RI sebagai kesempatan memperkuat pendidikan karakter di sekolah.
“Kita ingin semangat kemerdekaan benar-benar hidup dalam keseharian di sekolah. Guru mengajar dengan penuh dedikasi, anak-anak belajar dengan semangat, dan seluruh warga sekolah saling bekerja sama,” katanya.

Sekolah Diminta Ciptakan Lingkungan Pendidikan Positif
Tati juga mengajak kepala sekolah, guru, pembina Pramuka, orang tua dan seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, aman dan menyenangkan bagi peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.
“Dengan pendidikan yang kuat dan karakter yang baik, kita akan melahirkan SDM Lampung Barat yang unggul dan siap menghadapi masa depan,” tegasnya.
Momentum HUT RI ke-81 dan HUT Pramuka ke-65, lanjutnya, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik.
Pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa.
Para Gesu Jadi Contoh Semangat Kebersamaan
Semangat tersebut juga tercermin dalam berbagai kegiatan pendidikan dan kemasyarakatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT RI dan HUT Pramuka.
Salah satunya melalui Pekan Raya Kecamatan Gedung Surian (Para Gesu) yang tahun ini memasuki tahun ketiga dan melibatkan Pemerintah Kecamatan Gedung Surian, pemerintah pekon, satuan pendidikan tingkat SD dan SMP serta masyarakat dari lima pekon.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, pada 14–17 Agustus 2026 tersebut menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), cerdas cermat, lomba tumpeng, paduan suara, senam tingkat dasar dan umum, turnamen gaple, senam sehat bersama hingga penampilan drum band.
Khusus lomba paduan suara tingkat SD, peserta akan membawakan Mars Lampung Barat dan Mars Gedung Surian.
Para Gesu sendiri memiliki sejarah tersendiri. Gagasan awal kegiatan tersebut dicetuskan ketika Tati Sulastri masih mendapat penugasan sebagai Camat Kecamatan Gedung Surian.
Kini, setelah Tati menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat, semangat kegiatan tersebut terus berkembang sebagai ruang kebersamaan yang mempertemukan dunia pendidikan, pemerintahan dan masyarakat.
Dengan demikian, peringatan HUT RI dan HUT Pramuka diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan kegiatan, tetapi mampu meninggalkan nilai yang lebih besar bagi generasi muda.
Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi bagaimana generasi hari ini mengisi kemerdekaan dengan belajar, berkarya, berprestasi, bergotong royong dan membangun karakter untuk masa depan Lampung Barat yang lebih baik.
Pewarta: Deni Andestia






















