IdentikPos.com, Pesisir Barat – Polsek Ngaras bersama stakeholder Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, melakukan penyiraman sejumlah ruas jalan yang terdampak penyebaran abu vulkanik, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 09.45 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Ngaras, Iptu Doni Dermawan, S.Psi., M.M.
Penyiraman dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi dampak abu vulkanik yang menutupi badan jalan dan berpotensi mengganggu keselamatan serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Dalam kegiatan tersebut turut terlibat Sekcam Ngambur Takdir, S.H., Kasi Trantib Kecamatan Ngambur Ikhwan, S.E., Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Ngambur MHD Kurniawan, S.Pd., Kanit Binmas Polsek Ngaras Aiptu Suherman, S.H., M.H., Kanit Provos Aiptu Johan Efendi, Kanit Samapta Aiptu Agus Riyanto, Bhabinkamtibmas Brigpol Didit Ferianto, personel Polsek Ngaras, staf Kecamatan Ngambur, aparat Pekon Negeri Ratu Ngambur, serta petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Ngambur.
Dengan menggunakan armada mobil pemadam kebakaran, petugas melakukan penyiraman pada ruas jalan mulai dari Jalan Lintas Barat Pekon Negeri Ratu Ngambur, Jalan Lintas Barat Pekon Sumber Agung hingga Jalan Lintas Sp. Ulok Mukti, dengan total panjang sekitar 5 kilometer.
Kapolsek Ngaras bersama jajaran dan stakeholder Kecamatan Ngambur juga melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan abu vulkanik dapat dilakukan secara bertahap, mengingat luasnya wilayah yang terdampak.
Selain penyiraman, petugas akan melakukan patroli mobile ke sejumlah wilayah permukiman yang masih terdampak. Koordinasi dengan BPBD dan Damkar juga akan terus dilakukan guna memperkuat upaya penanggulangan dampak abu vulkanik.
Masyarakat turut diimbau untuk membersihkan abu vulkanik yang menumpuk setelah proses penyiraman. Pengendara, khususnya pengguna kendaraan roda dua, diminta mengurangi kecepatan saat melintasi ruas jalan yang masih terdapat abu vulkanik.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya dan mengacu pada pemberitaan maupun informasi resmi dari pihak berwenang.
Kapolsek Ngaras menegaskan, penanganan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.
“Kami bersama stakeholder Kecamatan Ngambur akan terus melakukan pemantauan dan penyiraman pada ruas jalan yang masih terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara dan tetap mengikuti informasi resmi,” ujar Iptu Doni Dermawan.
Kegiatan penyiraman selesai sekitar pukul 10.45 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta lancar.
Pihak kepolisian menyebut salah satu kendala yang dihadapi adalah luasnya wilayah hukum Polsek Ngaras yang terdampak abu vulkanik. Selain itu, ketersediaan kendaraan maupun peralatan dengan tangki air untuk penyiraman juga masih terbatas sehingga penanganan tidak dapat dilakukan secara serentak di seluruh wilayah terdampak.
Pewarta: Suroso






















