IdentikPos.com, Metro – Korem 043/Gatam memperkuat penekanan terhadap kesiapsiagaan dan kepedulian prajurit dalam menghadapi berbagai situasi yang berkembang di wilayah. Prajurit diminta tidak hanya siap menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga mampu hadir dan memberikan respons ketika masyarakat menghadapi kesulitan.
Pesan tersebut disampaikan dalam Upacara Bendera Bulanan September 2026 yang digelar di Lapangan Makorem 043/Gatam, Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Kamis (17/9/2026).
Dalam upacara tersebut, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf A. Wakhid Dedy Setyawan, S.I.P., M.H.I., bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam XXI/Radin Inten.
Dalam amanatnya, Pangdam menekankan empat hal penting yang harus melekat dalam pelaksanaan tugas prajurit, yakni kesiapsiagaan, kepedulian, kecepatan bertindak, dan profesionalisme.
“Prajurit harus senantiasa hadir di tengah kesulitan rakyat. Tunjukkan kepedulian, kesiapsiagaan, dan kecepatan bertindak. Jadilah prajurit yang profesional, disiplin, dan selalu hadir untuk rakyat,” demikian amanat Pangdam XXI/Radin Inten yang dibacakan dalam upacara tersebut.
Penekanan tersebut menunjukkan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya dimaknai ketika menjalankan operasi atau tugas tertentu. Prajurit juga dituntut memiliki kepekaan terhadap perkembangan situasi di wilayah serta memahami kebutuhan masyarakat ketika terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
Kesiapsiagaan menjadi semakin penting ketika wilayah menghadapi potensi bencana. Dalam amanat tersebut, dinamika seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau menjadi bagian dari kondisi yang harus diantisipasi.
Dalam situasi tersebut, kemampuan prajurit untuk merespons secara cepat, terukur, dan terkoordinasi menjadi penting agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik sekaligus mendukung masyarakat yang terdampak.
Selain persoalan kesiapsiagaan di lapangan, Pangdam XXI/Radin Inten juga memberikan penekanan terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran di lingkungan satuan.
Menjelang berakhirnya Triwulan III Tahun Anggaran 2026, setiap satuan diminta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program. Target yang telah ditetapkan harus dipantau, sementara kegiatan yang belum berjalan secara optimal perlu segera dievaluasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi dan pertanggungjawaban keuangan. Setiap kegiatan yang menggunakan anggaran harus memiliki administrasi yang lengkap serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
Tertib administrasi bukan hanya menjadi bagian dari penyelesaian dokumen kegiatan, tetapi juga berkaitan dengan pengendalian internal dan upaya memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan serta ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, kesiapsiagaan prajurit dan tertib pengelolaan organisasi menjadi dua hal yang berjalan beriringan. Prajurit dituntut siap menghadapi persoalan di lapangan, sementara satuan juga harus memastikan program kerja, administrasi, dan anggaran dilaksanakan secara tertib.
Upacara Bendera Bulanan September 2026 tersebut diikuti personel Korem 043/Gatam, Kodim 0411/Metro, Kodim 0429/Lampung Timur, Subdenpom Persiapan Metro, serta Timintel Korem 043/Gatam.
Turut hadir Dandenmarem 043/Gatam Mayor Inf Agus Waluyo, Kasdim 0411/Metro Mayor Cke M. Taufik, serta Kakurem 043/Gatam Mayor Chk Fadly Yahri Sitorus, S.I.P., S.H.
Bagi Korem 043/Gatam, upacara bendera bulanan menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memperkuat disiplin serta soliditas personel. Forum tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan arah kebijakan pimpinan agar dapat dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran.
Pesan Pangdam XXI/Radin Inten tersebut selanjutnya menjadi pengingat bagi setiap prajurit bahwa profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari kesiapan merespons keadaan dan kepedulian terhadap masyarakat.
Korem 043/Gatam melalui jajaran kewilayahannya terus menempatkan kesiapsiagaan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam menghadapi dinamika wilayah dan kondisi darurat yang dapat sewaktu-waktu terjadi.
Pewarta: Deni Andestia






















