Direktorat Narkoba Polda Lampung Pantau Obat Sirup Bagi Anak Dikembalikan Ke Distributor

Minggu, 23 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IdentikPos.com, Bandar Lampung – Dalam beberapa minggu terakhir ini, di Indonesia banyak ditemukan kasus penyakit gagal ginjal yang dialami anak-anak bahkan merenggut nyawa. Dari data yang diperoleh sampai saat ini tercatat 206 anak di 20 Provinsi mengalami gagal ginjal akut dan sebanyak 99 anak meninggal dunia ada 2 anak di Bandarlampung yang juga mengalami gagal ginjal.

Menindak lanjuti hal tersebut Direktorat Narkoba Polda Lampung dipimpin Dirnarkoba Kombes Aris Supriyono pada Minggu (23/10) menjelaskan anggotanya melakukan pemantauan langsung ke apotek diwilayah Lampung sejak pemerintah melarang penggunaan obat syrup sampai hari ini sudah kami datangi ke beberapa apotek diantaranya Apotek Arum, di depan Terimal Kemiling Bandar Lampung. Pemiliknya Arum awalnya menjual obat Parasetamol sirup 12 botol, Unibebi Courgh 15 botol namun sejak pemerintah memberikan himbauan agar tidak lagi menggunakan obat syrup karena efek dari obat tersebut bisa mengakibatkan gagal ginjal maka langsung kami  serahkan ke Distributor PBF (Pedagang besar Parmasi) di Teluk Betung pada hari Kamis ( 20/10)

Kemudian dilanjutkan pada Hari Sabtu ( 22/10) jam 19.30 WIB di Apotek Alfa, jl. Cik Sitiro Kemiling Bandar Lampung menjelaskan apotik Alfa tadinya memiliki obat Termorex sirup 5 botol
unibebi Courgh sirup 12 botol , unibebi demam 6 botol semua sudah diserahkan ke Distributor PBF Telum Betung pada hari Kamis pada (22/10)

Selanjutnya pada Sabtu tgl (22/10) pukul 20.30 WIB ke Apotek Intan Jaya, jl. Cik Ditiro Bandar Lampung menerangkan apotek Intan Jaya tidak menjual obat yang dilarang edar dan sudah menyerahkan obat berupa Termorex sirup 6 botol dan unibebi Courgh sirup 6 botol ke Distributor UDC (unit doco sitas) jl. Cut Nyak Dien Palapa Bandar Lampung pada pada Kamis ( 20/10).

Baca Juga :  Jum'at Curhat, Wakapolda Lampung Sambangi Warga Jati Agung Lampung Selatan

“Kita akan terus melakukan pemantauan kepada apotek di seluruh Lampung agar pemilik tidak lagi menjual obat syrup dan segera mengembalikan kepada distributor,” ujar Dirnarkoba.

Kegiatan akan terus dilakukan sampai betul betul obat yang dilarang tidak beredar lagi.

Dirnarkoba juga memerintahkan seluruh jajaran Kasat narkoba untuk melakukan hal yang sama.

 

 

Pewarta: Didik Prastyawan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rentetan Bencana Terjadi di Lampung, Hujan Es di Lampung Barat hingga Karhutla Jadi Perhatian
Pohon Kelapa Timpa Dua Rumah Warga di Tanggamus Lampung, Polsek Kota Agung Turun Tangan Salurkan Bantuan
Enam Bulan Buron, Polisi Tangkap Pelaku Ketiga Begal Dua Wisatawan Pantai di Tanggamus
Hujan Es Terjang Sejumlah Wilayah di Lampung Barat, Warga Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
Misteri Kematian Lilis di Bandar Lampung Terungkap, Sepupu Korban Ditangkap Polisi
Operasi Patuh Krakatau 2026, Satlantas Polres Tanggamus Turun ke Jalan Gisting, Edukasi Pengendara Lewat Brosur
AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri, Pernyataan Soal Hati Nurani dan Prinsip Jadi Sorotan Publik
Bhayangkari Brimob Polda Lampung Raih Juara 2 Karate Panglima Korps Marinir Cup 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 22:14 WIB

Rentetan Bencana Terjadi di Lampung, Hujan Es di Lampung Barat hingga Karhutla Jadi Perhatian

Minggu, 1 November 2026 - 21:43 WIB

Pohon Kelapa Timpa Dua Rumah Warga di Tanggamus Lampung, Polsek Kota Agung Turun Tangan Salurkan Bantuan

Minggu, 1 November 2026 - 21:39 WIB

Enam Bulan Buron, Polisi Tangkap Pelaku Ketiga Begal Dua Wisatawan Pantai di Tanggamus

Minggu, 1 November 2026 - 21:36 WIB

Hujan Es Terjang Sejumlah Wilayah di Lampung Barat, Warga Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Minggu, 1 November 2026 - 20:39 WIB

Misteri Kematian Lilis di Bandar Lampung Terungkap, Sepupu Korban Ditangkap Polisi

Berita Terbaru