Orang Tua Siswa Keluhkan Pungli Berkedok Komite di SMA 13 Bandar Lampung

Sabtu, 5 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IdentikPos.com, Bandar Lampung – Meskipun pemerintah sudah menggelontorkan anggaran 20 persen untuk pendidikan serta pemerintah juga sudah menjamin biaya operasional sekolah (BOS), lalu dari pemerintah daerah juga dikucurkan Bosda, ternyata tidak menyurutkan niat oknum-oknum kepala sekolah yang nakal dan rakus dengan uang.

Regulasi Komite Sekolah dimanfaatkan untuk dipakai mereka guna meraup apa yang mereka inginkan dengan cara bekerjasama simbiosis mutualiseme,  dengan kolaborasi pengurus komite yang juga nakal pihak sekolah menggasak uang dari orang tua siswa.

Hal ini lah yang terjadi di SMA 13 Bandar Lampung yang beralamat di jalan padat Karya Rajabasa. pihak sekolah ini melalui komite melakukan pungutan dengan dalih peran serta orang tua yang dipandang cukup besar dan dirasakan orang tua siswa sangat memberatkan.

Dari penelusuran beberapa awak media yang menanggapi keluhan walimurid pihak SMA 13 Bandar Lampung bersama komitenya mematok pungutan 1 juta persiswa pertahun dengan dalih untuk uang pembangunan.

Lalu ada pungutan lain sebesar 350.000,- persiswa yang mereka sebut uang sumbangan peran serta masyarakat. Lalu ada lagi uang penebusan pakaian seragam batik, seragam Osis, seragam pramuka, jas almamater, atribut topi, bet dan dasi mencapai 850 ribu per persiswa.

Jika semua diakumulasikan semuanya mencapai total enam juta lima puluh ribu per siswa. namun pihak sekolah dan komite memberikan keringanan bagi siswa yatim dan yang memiliki kartu KIP dan PKH dengan membayar uang peran serta masyarakat sebesar 200 ribu persiswa perbulan.

Pihak media mendatangi SMA 13 Bandar Lampung beberapa hari lalu guna meminta penjelasan terkait pungutan tersebut dari Drs. Edwars Ahlam selaku ketua komite dan Drs. Hi. Mahlil M.PDi selaku kepala sekolah namun keduanya tidak berada ditempat. pihak media hanya berhasil bertemu dengan Rahayu Triwahyuni yang akrab disapa ibu Tri selaku wakil kepala sekolah.

Baca Juga :  Kapolres Lampung Barat Berikan Bantuan Sembako Kepada Petugas Kebersihan

Dari ibu Tri diperoleh keterangan bahwa pungutan tersebut merupakan keputusan bersama sekolah dengan komite dan sudah dirapatkan.

“Kalau dari sekolah tidak ada, adapun pungutan tersebut merupakan hasil keputusan komite dengan walimurid” jelas Rahayu Triwahyuni.

Sementara menurut keterangan yang diperoleh dari guru setempat jumlah total siswa SMA 13 Bandar Lampung tahun ajaran 2022/2023 mencapai seribu siswa.

Sampai berita ini di tayangkan, Drs. Sulpakar M.M selaku kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung belum berhasil ditemui untuk dimintai tanggapannya.

 

 

Pewarta: Deni Andestia/Amin Kancil

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pria 34 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Alpukat di Tanggamus, Polisi Dalami Latar Belakangnya
Pujakesuma Lambar Hadir untuk TPA Sunan Bonang, Salurkan 50 Al-Qur’an dan Bantuan Sosial
Jelang Pilperatin 2026, Polres Pesisir Barat Perkuat Pengamanan dan Komitmen Deklarasi Damai
Gara-gara Persoalan Angsuran, Pria di Way Tenong Lampung Barat Diduga Bacok Warga hingga Tewas
Polemik Ijazah Gibran: Menguji Kepastian Hukum dan Legitimasi Kekuasaan
Hari Pertama Menjabat, Danyon B Pelopor Kompol Roby Langsung Turun Pimpin Patroli Skala Besar
Polda Lampung Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 89 Kg Sabu Disita
KPK Apresiasi Pendidikan Antikorupsi Lampung, Thomas Amirico Dorong Layanan Guru dan Tendik Makin Maksimal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Pria 34 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Alpukat di Tanggamus, Polisi Dalami Latar Belakangnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pujakesuma Lambar Hadir untuk TPA Sunan Bonang, Salurkan 50 Al-Qur’an dan Bantuan Sosial

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Jelang Pilperatin 2026, Polres Pesisir Barat Perkuat Pengamanan dan Komitmen Deklarasi Damai

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Gara-gara Persoalan Angsuran, Pria di Way Tenong Lampung Barat Diduga Bacok Warga hingga Tewas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Polemik Ijazah Gibran: Menguji Kepastian Hukum dan Legitimasi Kekuasaan

Berita Terbaru