DaerahHukrimInfo Polri

Gelar Ops Pekat Selama 14 Hari, Polres Melawi Berhasil Ungkap 55 Kasus dengan 5 Tersangka

IdentikPos.com, Kalbar – Polres Melawi gelar Press Release “Operasi Pekat Kapuas 2021” di Aula Tri Brata Mapolres Melawi, Senin (19/4/2021).

Operasi Kepolisian Kewilayahan ini, Digelar selama 14 hari tersebut berhasil mengungkap sebanyak 55 kasus. Dan terdapat 5 tersangka diantaranya 4 tersangka kasus perjudian dan 1 tersangka kasus narkoba. Dari 55 kasus yang berhasil diungkap dari 7 target operasi (TO) pekat yang ditetapkan Polda Kalimantan Barat tersebut, Polres Melawi telah berhasil memenuhi target yang diberikan, yakni terdiri dari 3 kasus perjudian, 29 kasus penjualan minuman keras (Miras), 3 kasus premanisme, 1 kasus Narkoba, 7 kasus prostitusi, 6 kasus petasan dan 6 kasus sajam/senpi.

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kabag Ops Polres Melawi AKP Aang Permana, S.I.P., M.A.P dalam kegiatan press release menyampaikan, Operasi Pekat Kapuas – 2021 ini merupakan operasi preventif yang dilakukan oleh Kepolisian.”Operasi pekat ini dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah, khususnya di Kabupaten Melawi terutama menjelang bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri nanti,” jelasnya.

“Dari 55 kasus ini, kita mengamankan 5 tersangka yang termasuk dalan target operasi,” ujar Kabag Ops Polres Melawi, AKP Aang Permana, didampingi Kasat Reskrim AKP M. Ginting, Kasat Narkoba Iptu Aris Setiawan dan Kasubag Humas AKP Herno Mintoro.

Lebih lanjut dikatakan Aang, dari 55 kasus tersebut yang di dominasi kasus miras, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti minuman beralkohol jenis bir, arak putih dan Anggur Merah. Untuk kasus perjudian, pihaknya berhasil mengamankan kartu domino, uang, buku rekap togel, uang dan handphone.

“Untuk kasus Narkoba, kita mengamankan dua paket yang di duga sabu. Kemudian mengamankan 4 senpi jenis Lantak dan 2 bilah sajam berupa parang serta petasan jenis happy flower dan korek api 21 bungkus,” terang Aang.

Aang megungkapkan, meski operasi pekat telah usai, bukan berarti pihaknya berhenti sampai di situ. Melainkan terus melanjutkan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) agar daerah Kabupaten Melawi ini tetap aman dan kondusif.

“Kami menyadari tidak bisa sendiri. Peran serta Pemerintah Daerah, Para Instansi terkait lainnya dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan kondusifitas kamtibmas secara maksimal di daerah kita ini,” tandasnya.

 

Penulis : Oktavianus/Hms

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button