Rampas Hak Rakyat, Tokoh Muda Lampung: Wacana Pilkada oleh DPRD adalah Kudeta Senyap Demokrasi

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IdentikPos.com, Lampung – Tokoh muda Lampung sekaligus Ketua Umum APSDCI (Aliansi Pemuda Save Democracy and Care Indonesia), Agam Kusuma Yuda, melontarkan kritik keras terhadap wacana penghapusan pilkada langsung dan pengalihan pemilihan kepala daerah kepada DPR/DPRD.

Menurut Agam, gagasan tersebut bukan sekadar perubahan teknis pemilu, melainkan bentuk kudeta senyap terhadap kedaulatan rakyat yang berpotensi mencederai semangat Reformasi 1998.

“Yang mahal bukan pilkada, tapi mahar politik,” tegas Agam dalam pernyataannya, menanggapi alasan efisiensi anggaran yang kerap dijadikan pembenaran oleh elite politik.

Agam menilai, DPR justru sedang mempertontonkan pengkhianatan terhadap mandat publik. Lembaga legislatif yang dipilih rakyat seharusnya menjadi penjaga demokrasi, bukan mengambil alih hak konstitusional rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.

“Ketika pilkada hendak diserahkan kepada DPRD, maka demokrasi dipindahkan dari ruang publik ke ruang tertutup elite partai. Rakyat dipaksa menjadi penonton, sementara kekuasaan dibagi-bagi di balik meja,” ujar Agam dalam keterangan persnya Kamis, 08 Januari 2026.

Lebih lanjut, Agam menegaskan bahwa narasi mahal dan rawan konflik hanyalah kamuflase politik. Penghapusan pilkada langsung, kata dia, tidak akan menghilangkan praktik politik uang, justru memusatkan nya pada segelintir elite di parlemen daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman buruk ketika kepala daerah dipilih oleh DPRD. Praktik transaksi politik, korupsi sistemik, dan kepala daerah yang lebih tunduk pada partai dibanding rakyat menjadi catatan kelam yang tidak boleh diulang.

“Menghidupkan kembali sistem ini sama dengan memelihara kebusukan politik yang pernah kita lawan bersama,” tambahnya.

Agam memperingatkan, jika wacana pilkada tidak langsung terus dipaksakan, maka legitimasi kepala daerah akan cacat sejak lahir, kepercayaan publik terhadap DPR akan runtuh, dan potensi perlawanan sipil tak bisa dihindari.

Baca Juga :  Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Penyandang Disabilitas dan Seniman Jalanan

“Pilkada langsung adalah harga mati. Menghapusnya sama dengan mengubur Reformasi dan menginjak-injak kedaulatan rakyat,” tegas Agam.

Sebagai Ketua Umum APSDCI dan tokoh muda Lampung, Agam menegaskan bahwa rakyat tidak akan diam menghadapi upaya pelemahan demokrasi. Sejarah akan mencatat siapa yang menjaga demokrasi dan siapa yang mengkhianatinya.

  • Pewarta: Suroso 
  • Sumber Realisme: Tokoh Pemuda Lampung 
Facebook Comments Box

Berita Terkait

𝗞𝗼𝗿𝗲𝗺 𝟬𝟰𝟯/𝗚𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗥𝗔𝗧 ke-𝟱𝟬 𝗞𝗼𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗺𝗲𝗻 𝗣𝗿𝗶𝗺𝗲𝗿 𝗞𝗮𝗿𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗚𝗮𝗿𝘂𝗱𝗮 𝗛𝗶𝘁𝗮𝗺
Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman: Polantas Menyapa Jadi Wadah Aspirasi Masyarakat di Samsat dan Satpas 
Pemulihan Akses Warga, Brimob Polda Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua
Geger Warga Suoh Lampung Barat Temukan Mayat Wanita di Sungai, Polisi Lakukan Evakuasi Korban 
Pastikan Program MBG Berjalan Optimal, Ketua Bhayangkari Cabang Tanggamus Tinjau Dapur SPPG
Pimpin Apel Perdana, Ini Arahan Tegas Wakapolres Tanggamus Kompol Fredy Aprisa
Obsesi Jadi Anggota Polri, Polisi Gadungan di Tulang Bawang Barat Lampung Diamankan Sipropam
Satlantas Polres Lampung Barat Aktif Berikan Edukasi dan Info Terkini 
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:57 WIB

𝗞𝗼𝗿𝗲𝗺 𝟬𝟰𝟯/𝗚𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗥𝗔𝗧 ke-𝟱𝟬 𝗞𝗼𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘂𝗺𝗲𝗻 𝗣𝗿𝗶𝗺𝗲𝗿 𝗞𝗮𝗿𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗚𝗮𝗿𝘂𝗱𝗮 𝗛𝗶𝘁𝗮𝗺

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman: Polantas Menyapa Jadi Wadah Aspirasi Masyarakat di Samsat dan Satpas 

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:13 WIB

Pemulihan Akses Warga, Brimob Polda Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:58 WIB

Geger Warga Suoh Lampung Barat Temukan Mayat Wanita di Sungai, Polisi Lakukan Evakuasi Korban 

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:14 WIB

Pastikan Program MBG Berjalan Optimal, Ketua Bhayangkari Cabang Tanggamus Tinjau Dapur SPPG

Berita Terbaru