KRI Nanggala-402 akan Diangkat dari Kedalaman 838 Meter

Minggu, 25 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IdentikPos.com, Denpasar – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan pihaknya akan segera mengevakuasi KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali. KRI Nanggala-402 terdeteksi tenggelam di kedalaman 838 meter.

“Kita akan berusaha mengangkat kapal ini walaupun dengan kedalaman 838 dan tentunya di dalam organisasi ISMERLO (International Submarine Escape and Rescue Liaison Office),” ujar Laksamana Yudo Margono dalam konferensi pers, Minggu (25/4/2021).

ISMERLO merupakan organisasi koordinasi international untuk penyelamatan kapal selam. Meski sudah ada tawaran ISMERLO untuk terlibat evakuasi, namun TNI AL akan berkoordinasi dahulu dengan pemerintah pusat.

“Namun karena ini perlu keputusan pemerintah tentunya saya akan mengajukan ke Panglima TNI yang nanti secara berjenjang ke atas dan tentunya kalaupun sudah ada keputusan nanti kita akan angkat,” kata Yudo.

“Kami berkomitmen dan meminta Hiu Kencana, meminta kapal ini bisa diangkat dan tentunya ini langkah yang akan kita ajukan ke atas,” jelasnya.

Meski begitu, Yudo belum bisa memastikan kapan akan dilakukan evakuasi KRI Nanggala-402. Hal itu dikarenakan bangkai KRI Nanggala-402 terpendam cukup dalam.

“Berapa lamanya nanti akan kita diskusikan dulu karena ini sangat langka tentang evakuasi dari laut dalam yang sampai 838, nggak bisa kita tentukan sekarang nanti kita diskusikan yang penting bahwa kita ada niatan untuk mengangkat kapal itu caranya pun dengan bagaimana nanti akan kita diskusikan,” lanjutnya.

Diketahui, KRI Nanggala-402 dipastikan tenggelam di dasar perairan Bali. Kapal selam itu pun disebut terbelah menjadi 3. Seluruh awak kapal selam itu dipastikan gugur.

Yudo meyakini tenggelamnya KRI Nanggala-402 bukan karena faktor human error. Ia menduga kapal selam tersebut tenggelam karena faktor alam.

Baca Juga :  HUT ke-78 Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Haryantana Pimpin Ziarah Rombongan

“Sebenarnya sudah kita evaluasi dari awal tentang kejadian ini. Tapi tentunya, saya berkeyakinan ini bukan human error tapi lebih pada mungkin faktor alam,” kata Yudo.

 

Pewarta : Yahman Efendi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pangdam XXI/RI Pimpin Doa Bersama Hari Juang TNI AD 2025, “Manunggal dengan Rakyat, Indonesia Bersatu dan Maju!”
Kasdam XXI/RI Hadiri Festival dan Louncing UMKM Mitra Adhyaksa Tahun 2025
Prajurit dan PNS Korem 043/Gatam Gelar Do’a Bersama, Jelang Hari Juang TNI AD ke-80 Tahun 2025
Danrem 043/Gatam: Ziarah Rombongan Hari Juang TNI AD 2025 Jadi Momentum Generasi Muda Melanjutkan Perjuangan
Pangdam XXI/RI Pimpin Ziarah Rombongan Peringati Hari Juang TNI AD Tahun 2025
Kodam XXI/RI Gelar Kegiatan “Radin Inten Menyapa”, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi dengan Mahasiswa serta Insan Pers
Pangdam XXI/RI Donor Darah Pada Bhakti Kesehatan Hari Juang TNI AD 2025
Pangdam XXI/RI Buka Turnamen Bulutangkis Hari Juang TNI AD TA 2025
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:09 WIB

Pangdam XXI/RI Pimpin Doa Bersama Hari Juang TNI AD 2025, “Manunggal dengan Rakyat, Indonesia Bersatu dan Maju!”

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:05 WIB

Kasdam XXI/RI Hadiri Festival dan Louncing UMKM Mitra Adhyaksa Tahun 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:01 WIB

Prajurit dan PNS Korem 043/Gatam Gelar Do’a Bersama, Jelang Hari Juang TNI AD ke-80 Tahun 2025

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:24 WIB

Danrem 043/Gatam: Ziarah Rombongan Hari Juang TNI AD 2025 Jadi Momentum Generasi Muda Melanjutkan Perjuangan

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:26 WIB

Pangdam XXI/RI Pimpin Ziarah Rombongan Peringati Hari Juang TNI AD Tahun 2025

Berita Terbaru

Breaking News

Polda Maluku Raih Penghargaan SPPG Inspiradaya 2025

Jumat, 12 Des 2025 - 20:39 WIB