IdentikPos.com, Bandar Lampung – Forum Mahasiswa Lintas Studi (FORMALIS) kembali menegaskan perannya sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial dengan menggelar aksi demonstrasi yang disertai galang dana simbolik.
Aksi ini merupakan bentuk kritik dan peringatan moral atas dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu yang perlu mendapat perhatian serius aparat penegak hukum.
Galang dana simbolik tersebut merupakan ekspresi kritik sosial dan politik mahasiswa sebagai pengingat bahwa anggaran publik sejatinya diperuntukkan bagi kepentingan rakyat.
Aksi ini dimaksudkan sebagai pesan moral agar setiap penyelenggara negara menjalankan amanah jabatan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab.
FORMALIS menilai terdapat sejumlah indikasi yang patut didalami lebih lanjut dalam
pengelolaan anggaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu.
Indikasi tersebut antara lain dugaan konsentrasi proyek pada pihak tertentu, penggunaan anggaran yang dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan riil, serta adanya dokumen pertanggungjawaban yang perlu diverifikasi secara menyeluruh.
Sejumlah pos belanja bernilai besar yang minim dampak langsung bagi kepentingan publik menjadi alasan kuat perlunya audit dan pemeriksaan mendalam oleh lembaga berwenang.
Dalam rangkaian aksi tersebut, Ketua FORMALIS, Hanif, melakukan dialog dengan perwakilan
Kejaksaan Tinggi Lampung. Dalam dialog tersebut disampaikan bahwa aksi ini bersifat simbolik dan bertujuan mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan-dugaan yang berkembang di tengah masyarakat secara profesional, objektif, dan transparan.
FORMALIS menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif. Setiap
laporan, temuan, maupun informasi yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan anggaran harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Lambannya penanganan perkara berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat serta menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
FORMALIS menegaskan bahwa aksi ini bukanlah akhir dari perjuangan moral mahasiswa.
Apabila dugaan penyimpangan anggaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu tidak
ditindaklanjuti secara jelas dan terbuka, FORMALIS menyatakan akan terus melakukan
konsolidasi gerakan dan menyampaikan aspirasi publik melalui aksi-aksi lanjutan yang konstitusional dan damai.
Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal
penyelenggaraan negara yang bersih dan berintegritas. FORMALIS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga terdapat kejelasan dan kepastian hukum sesuai peraturan perundang-undangan.
“Korupsi hanya dapat dicegah dengan keberanian, integritas, dan penegakan hukum yang konsisten. Mahasiswa akan terus menjalankan perannya sebagai pengingat dan pengawas kekuasaan.”
FORMALIS meyakini bahwa pengawasan publik merupakan bagian penting dalam menjaga
demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Mahasiswa akan selalu hadir sebagai penjaga nurani publik dan akal sehat demokrasi.
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
Lawan Korupsi !
Pewarta: Suroso






















